29/10/14

Keinginan Pergi ke Inggris


Negara Tujuanku :3

KEINGINAN PERGI KE INGGRIS

Meskipun aku belum pernah ke Inggris, tapi aku udah punya impian buat pergi kesana. Sebenernya impian ini baru aja datang sekitar seminggu yang lalu saat temenku tiba-tiba ngeBBM aku ngajak kuliah disana. Well, sebenernya aku gak ada niatan pingin kuliah sih. tapi berkat promosi temenku tentang Inggris itu, aku jadi ngiler pingin nglanjutin kuliah disana.

Apalagi aku lagi demam British. Setiap ada orang yang ngomongin tentang Inggris, tiba-tiba aku merasa pingin banget ngunjungi kota tua itu. Selain itu, yang memotivasiku untuk pergi ke Inggris lainnya adalah karena temen SDku, namanya Dita. Dia udah pernah ke Inggris, bahkan ia tinggal disana selama 3 tahun. Aku ngiler banget pas liat foto-fotonya yang lagi di Inggris. Mulai saat itu terpatri di benakku bahwa suatu saat aku akan bisa menginjakkan kaki di tanah Inggris dan ngambil gambar-gambar keren disana. Aminn.

Balik lagi ke keinginanku kuliah di Inggris. Nah pas temenku yang ngeBBM aku itu ngajak kuliah di Inggris, aku langsung browsing tentang kampus-kampus yang tersebar di Britania Raya itu. Ada puluhan universitas yang ada di Inggris. Dan yang paling TOP banget itu antaranya: Robert Gordon, Derby, Newcastle, Northampton, Oxford, Cambridge, dll.

Oke, aku milih buat cari informasi tentang kampus-kampus terbaik itu dulu. Dan pilihanku pertama kali jatuh pada: Oxford.

Huaaa. Pingin nangis rasanya pas liat web kampus Oxford. Kenapa? Soalnya buat masuk untuk menjadi mahasiswa disana rupanya gak segampang yang dikira. Ada juga sih jalur beasiswa. Dan itupun tesnya juga gak kalah sulit sama tes mahasiswa yang pingin masuk tanpa beasiswa. Selain itu, biayanyapun mahal bingitss. Emang sih, kalo punya keinginan pingin ke luar negeri minimal harus mikirin tentang biaya buat kesana. Kalo yang ingin menetap, juga harus mikirin biaya hidup buat tinggal disana. Dan untuk itu sebenernya aku udah mikirin dari awal. Makanya aku browsing lagi tentang biaya hidup di Inggris. Yah, siapa tau ada yang bisa bantu dalam mengatur uang buat tinggal disana.

Browsing, browsing, browsing. Sebenernya banyak blog yang ngasih tau berapa tepatnya kita harus ngluarin uang buat hidup di Inggris. Aku sih agak gak setuju sama blog-blog itu. Kenapa? Karena usulan mereka itu bener-bener gak kuduga. Kata mereka untuk hidup di Inggris minimal harus ngeluarin uang sebanyak £600/bulan atau Rp 8.400.000,-. Aku kan jadi syok. Makanya kuputusin buat cari blog lain. Dan hasilnyapun sama. Astaga! Bener-bener ya? Hidup di Inggris itu ternyata mahal bangett T.T

Aku jadi pesimis tentang keinginanku itu. Dengan biaya yang cukup memberatkan, apa aku bisa kesana suatu saat nanti?

Akupun kembali buka blog lain. Untuk terakhir kalinya aku browsing tentang Inggris dan tata cara hidup disana. Aku buka salah satu blog. Blog itu menarik perhatianku karena dia jelasin detail banget tata cara hidup di Inggris. Aku tertarik buat menjelajah lebih jauh postingan dia di blog itu. Dan ternyata masih ada banyak lagi postingan dia tentang Inggris, dan itu seakan-akan dia pernah tinggal disana selama bertahun-tahun. Akupun penasaran sama si pemilik blog. Makanya aku langsung buka profil dia, dan ternyata…benar. Dia pernah tinggal di Inggris! Makanya dia tahu betul apa-apa aja tentang Inggris. Termasuk tata cara dan biaya hidup di Inggris.

Mungkin kegiatanku ini bisa dibilang stalking. Karena aku udah cari informasi lebih jauh tentang pemilik blog itu. Jadi ceritanya, si pemilik blog itu adalah perantau dari Indonesia yang sedang melanjutkan kuliah di Inggris. Awalnya dia gak ada niatan pingin ke Inggris*sama kayak aku*. Tapi dia dapet beasiswa kuliah disana. Dia sempat mikir kalo hidup di Inggris itu susah karena adat istiadatnya beda banget sama di Indonesia. Bahkan ia sempat pesimis juga buat ngelanjutin kuliah disana*sama kayak akuu lagi*.

Tapi pada akhirnya dia ngambil keputusan buat pergi ke Inggris. Katanya itu adalah kesempatan bagus dan dia harus mengambilnya. Kesempatan gak dateng dua kali kan? Sesampainya di Inggris, dia bingung mau ngapain. Bahasa Inggrisnyapun pas-pasan. Dia jadi agak menyesal dengan keputusannya. Tapi dia akhirnya sadar, merasa pesimis gak akan membuat masalahnya selesai. Bahkan ia merasa terbebani dengan adanya pesimistis itu. Maka dari itu dia harus tetap lanjut, meskipun dia sama sekali gak tahu kemana tujuan dia selanjutnya.

Karena tekad dan usahanya untuk bertahan, diapun berhasil melewati rintangan demi rintangan saat ia berada di Inggris. Pada akhirnya iapun terbiasa dan mulai bisa beradaptasi dengan warga Inggris lainnya. Masalah biaya hidup, kata dia sih emang di Inggris itu biaya hidupnya mahal. Tapi dengan mahalnya biaya itu, dia juga mendapat manfaat lain yang gak ia dapat di Indonesia.

Pokoknya hidup di Inggris itu ternyata gak seribet yang dibayangin deh. Makanya yang punya keinginan pergi ke Inggris entah mau lanjut kuliah atau tinggal disana, aku saranin sih mulai nabung dari sekarang. Karena keinginan itu akan tercapai jika kamu mau berkorban untuk mewujudkannya. Dan inilah kesimpulan bagi keinginanku pergi ke Inggris. Aku harus mulai nabung, meskipun dikit-dikit.

Jadi, buang jauh-jauh deh pesimistis dalam diri kamu! Kalau kamu ingin mencapai sesuatu, kamu gak boleh melakukannya setengah-setengah. Ntar yang ada pencapaianmu juga bakal setengah-setengah. Last but not least, aku cuma mau bilang, berkorbanlah sebelum kamu mewujudkan impianmu. Jangan berhenti bermimpi! Karena mimpilah yang akan mengubah masa depanmu!




19/10/14

Buffer Festival - with Jack and Finn Harries

Hay hay! Happy weekend, guys!

Aku lagi demam Youtube nih! Apalagi sama youtubers Jack Harries sama kembarannya Finn Harries. Selain ganteng, cowok-cowok kece ini sering ngupload video-video keren di channel mereka. Dan selama 2 hari ini—eh, 3 ding, aku suka ublek-ublek(?) isi channel mereka. Terlebih channelnya Jack yang namanya Jacksgap.

Gara-gara stalkingan itu, aku jadi semakin tergila-gila sama HOT TWINS ini. Bahkan aku sampai stalking twitter, tumblr, sama intagram mereka buat sekedar cuci mata ngeliat ketampanan dan kekecean mereka. Hot gila!

Aku udah nonton semua video Jack dan Finn di channel Jacksgap. Dan itu sumpah buat aku pingin banget ketemu sama mereka! Tapi apa daya kasih tak sampai, kayaknya berharap ketemu Jack sama Finn sama aja kayak berharap dikasih duit sama pemulung, gak akan kesampaian(untuk saat ini). Tapi next time, Insya Allah bisa *AMIIIINNN*

Dari situ, terbesit rasa penasaran tentang apa yang sedang mereka lakuin saat ini. Dan mulailah aku gledah-gledah isi mbah Google sampai twitter untuk mengetahui apa yang lagi mereka lakuin saat ini, Minggu, 19 Oktober 2014, jam dua siang!

Dari twitter akhirnya aku tahu bahwa saat ini mereka lagi ada di Toronto, Kanada. Ngapain mereka kesana? Akupun cari tahu lagi. Dan ekspedisipun berlanjut.

Aku nemu satu twits Jack di twitter @JacksGap yang ngasih tau bahwa mereka mau ngehadirin suatu festival yang namanya Buffer Festival. Nih screen shoot twitsnya Jack.

  

Dia update status tanggal 16 oktober, itu berarti 3 hari yang lalu, masih anget! Jadi aku mulai cari tau tentang Buffer Festival ini di Google.

DAN AKHIRNYA aku tahu apa itu Buffer Festival. HAHAHA.

Jadi, Buffer Festival yang diselenggarain di Toronto, Kanada ini adalah perayaan tiga hari dari konten video online dan penciptanya. Semacam Meet and Greets antara penggemar sama artis Youtube idolanya gitu. Jadi Buffer Festival ini diselenggarain selama 3 hari, dari tanggal 17-19 Oktober 2014. Dan Guest Starnya itu para Youtubers di seluruh dunia!!! Nih screen shoot sebagian guest starnya. 

AAAAA!! Ada Jack sama Finn! :3


Pinginn banget ngehadiri acara itu. Tapi balik lagi, apadaya kasih tak sampai. Aku di Indo, sedangkan acaranya ada di Kanada. Gak mungkin kan aku langsung terbang ke Kanada kalo tanggungan di Indo aja masih banyak?

Harga tiket masuknyapun terjangkau. Sekitar 150 ribu rupiah. Dan dengan itu kamu bisa Meet and Greets sama artis Youtube idola kamu.


Nah, mungkin itu aja yang bisa aku kasih tau tentang Buffer Festival. Ini aku punya gambar-gambar seputar buffer festival. Cekidot!


Jack sebelah kiri sendiri, Finn ke empat dari kiri.
Love you bebihh. You looks gentle with that suit. :3
 
Ini Youtubers lainnya. Aku gatau namanya siapa aja. Hehe.


Finn pake baju putih, Jack yang duduk di bawah di pojokan gak dapet tempat duduk.
Poor Jack. :(

Roarr!! *Jack semangat banget jelasinnya*


Mungkin itu aja yah sedikit gambar tentang Buffer Festival. Aku mau lanjutin ekspedisi stalking Jack sama Finn dulu. Kira-kira, mereka sekarang lagi apa ya? Mwehehhe.





See you in the next post! Love you, Icanan!


06/10/14

Kapan Novelku Kelar????

Aku habis pulang kerja nih, Icanan. Aku bingung mau posting apa. Sebenernya aku seneng banget nulis. Bahkan aku udah buat seenggaknya 10 novel. Beneran ini, ga bo’ong. Tapi ya gara-gara aku yang suka mood-mood an pas nulis, aku jadi suka nggantungin novelku. Ada novel yang udah sampe 78 halaman, ada juga yang masih 14 halaman. Aku puingin banget bisa cepet-cepet nerbitin buku, tapi novelnya gak kelar-kelar. Argggg. It’s so damn mualesi.

Dan kadang aku juga suka buat novel baru yang sesuai dengan moodku. Jadi alasan kenapa belum ada satupun buku yang aku terbitin dari sekian banyak novel itu ya karena ketidak konsistenanku waktu membuatnya. Kadang-kadang kalo lagi suka bikin novel fiksi, aku ngelanjutin novelku yang bergenre fiksi itu. Tapi kalo udah terlanjur muales, aku tinggalin novel itu gitu aja. Mungkin aku buka novel itu 3 minggu kemudian, atau bahkan sampe sebulan.

Bahkan mamiku tersayangpun pernah marahin aku Cuma gara-gara aku belum selesai nulisnya. Mamiku itu emang suka nulis juga sih. Gak heran kalo bakat itu juga nurun ke aku, anaknya yang paling manis. Tapi mamiku sukanya buat tulisan semacam puisi gitu. Bahasanya bener-bener tingkat tinggi. Kadang kalo baca tulisan mami kudu siap-siap kamus Bahasa Indonesia 1 milyar. Jaga-jaga kalo ada kata ato kalimat yang sulit dipahami kita bisa langsung liat artinya di kamus. Hehe.


Ini aku ada cuplikan salah satu novel yang saat ini lagi aku garap. Kalo Icanan baca sekilas dan tertarik, ya seenggaknya kalian bisa nyemangatin aku buat cepet-cepet ngelarin novelku itu. Hehe. 

Judul novel ini: "SENIOR TANGGUH"

Hal 1

Hal 2

Hal 3


Nah, gimana menurut Icanan? :)

10 Hari di Jogja tu Rasanya....

Aku punya julukan baru nih buat pembaca blogku. Namanya Icanan. Jadi nanti sewaktu-waktu aku manggil kalian Icanan ato Canan, kalian ga usah bingung. Itu julukan baru kalian dari aku. Yah meskipun julukannya gak sekeren julukan pada umumnya, seenggaknya tu julukan punya makna tersendiri bagiku ke kalian semua.

Oke deh, ga usah banyak cingcong. Langsung capcus simak apa yang bakal aku posting hari ini.

Ini hari ke 10 aku berada di Jogja. Kota menawan yang pernah kukunjungi setahun lalu. Tapi bedanya kali ini aku ke Jogja bukan untuk wisata ataupun berlibur, melainkan untuk bekerja sebagai pegawai magang di salah satu perusahaan Web Design disini. Oke deh, kesimpulannya aku lagi diungsikan sama pihak sekolah untuk mencari pengalaman kerja di kota orang, yang yahh…uapik banget. Suatu ke-Alhamdulillah-an bisa diterima jadi pegawai magang di Jogja. Selain bisa jalan-jalan menikmati tempat wisata yang ga ada habisnya, disini aku juga ditawarkan sama makanan-makanan yang super duper murahnya. Begitu pulang dari Jogja, aku jamin aku jadi orang yang JAYA di Malang.

Di Jogja ini panas banget, Canan. Ini tips buat para Icanan yang mau tinggal di Jogja. Kalian harus bawa kipas angin, minimal bawa buku buat kipas-kipas kalo panas lagi menyerang sehebat-hebatnya. Untung setahun lalu aku pernah ke Jogja, seenggaknya aku udah tau kalo Jogja itu panas. Jadi sewaktu aku mau pergi ke Jogja lagi buat magang selama 3 bulan disana, aku harus siap-siap kipas sebelum panas datang. Sempet kaget juga dulu pas pertama kali ke Jogja. Padahal pas berangkat dari Malang, awan lagi gencar-gencarnya nurunin hujan. Nah pas sampai Jogja, tau-tau hujan yang tadinya turun membasahi tanah seakan ditindas panasnya matahari yang tiba-tiba datang membakar. Jadilah baju yang awalnya basah karena hujan berubah jadi basah karena keringat. 

Kalo di Malang jam 9 pagi udara masih seger-segernya ngucapin selamat pagi ke aku, di Jogja jam 9 pagi aku udah disambut terik matahari yang kelihatan pingin banget ngucapin selamat siang ke aku. Panas di Jogja emang ga ada habisnya, Canan. Satu haripun ga cukup buat mandi 2 kali. Kalopun memungkinkan, mungkin aku bakal mandi 4 kali sehari selama aku di Jogja. Bukan apa-apa, cuma panasnya tu lhoo yang bikin ga tahan. Mana kipas angin di kamar tiba-tiba tewas, mau ga mau tangan yang rela capek-capek ngipasin badan pake buku. Emang berat bener tinggal di kota yang panas ini. Tapi aku yakin kalo udah mulai terbiasa, Canan mulai betah deh tinggal di Jogja. Kayak aku. Yah meskipun untuk persoalanku kali ini aku butuh 10 hari buat betah-betahin tinggal di Jogja untuk melawan panas yang setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detik selalu menyerang dengan asyiknya.

10 hari tinggal di Jogja.. Apa lagi ya ceritaku? 

Oh iya, ada cerita lagi. Jogja ini kan kota yang luas, bahkan banyak tempat bersejarah yang menghiasi setiap sudut kota ini. Keinginanku saat aku tinggal di Jogja untuk 3 bulan ini sih simple, aku cuma pingin hafal jalan-jalan yang ada disini. Dengan begitu kalo aku mau jalan-jalan keliling Jogja, aku bakal pergi sendiri, tanpa ngerepotin Budeku yang udah nerima aku tinggal di rumahnya dengan lapang dada selama 3 bulan ini. Emang sih 10 hari ini aku selalu ngerepotin Budeku. Mulai dari nemenin aku keliling Jogja, sampai ngebolehin aku tinggal di rumahnya layaknya rumah sendiri. Budeku itu buaaaiiikkk bangettt. Padahal tanggal 11 Oktober nanti Budeku mau mantu. Gak bisa kebayang sesibuk apa dia ngurusin pernikahan anaknya Sabtu nanti. Tapi di sela-sela waktunya, dia juga memprioritaskan aku. Dia bahkan rela nganterin aku ke tempat kerja di hari pertamaku masuk. Bener-bener Bude yang baikk.

Lanjut ke keinginanku tadi. Sebenernya untuk menghafal jalan kita bisa ngandelin Gmaps. Tapi entah karena aku yang ga bisa baca peta, ato emang petanya yang salah rasanya Gmaps itu bener-bener ga banyak membantu. Jadi untuk membantuku dalam mengenal jalanan Jogja, akupun selalu memperhatikan nama-nama jalan sewaktu aku dan Budeku jalan-jalan naik mobilnya. Jadi di saat orang normal lainnya naik mobil pada menikmati perjalanan, aku justru harus memandang setiap plang nama jalan yang tiap kali kulewati. Dan ternyataaaaa…… Akupun juga ga bisa dengan mudah menghafal jalan-jalan itu. Sakitnya tuh disini. *nunjukhidung*
Sebenernya ada cara lain buat bisa ngafalin jalan-jalan di Jogja. Yaitu…nekat. Iya, nekat. Nekat keliling Jogja dengan sendirinya.  Jadi untuk melakukan adegan nekat ini *ceilah* seenggaknya Icanan harus punya kendaraan pribadi contohnya motor. Gmaps? Ga usah bawa Gmaps. Namanya juga nekat. Kalo nyasar ya tinggal nanya warga sekitar. Dijamin Icanan sekalian bakal sampai di tempat tujuan. Itulah hebatnya Jogja. Orang-orangnya ramah dan tau berbagai macam jalan. Bahkan mereka bisa ngasih tau jalan yang jauhnya 10 km dari tempat Icanan sebelumnya.

Nah, untuk itu aku memilih cara nekat berkeliling Jogja. Jadi, siapa nih di antara Icanan yang mau ngikuti aksi nekatku? Silahkan hubungi contact person di bawah ini.
085755xxxxxx.

Sekian postinganku hari ini. Jangan ngambek ya ga aku kasih nomer telponnya lengkap. :P Bukan apa-apa sih, Cuma takut aja nanti malem banyak missed call di log calls. Hehe.